Minggu, 10 April 2011

Tangga - Utuh


Semakin ku ingkari
semkain ku mengerti
hidup ini tak lengkap tanpamu
aku mengaku bisa tapi hati tak bisa

sesungguhnyaku berpura-pura relakan kau plih cinta yang kau mau
sesungguhnya ku tak perah rela karena ku yang bisa membuat hatimu utuh..

sakit yang ku rasa bukan karena dia
tapi krena kau pilih cinta yang salah
aku mengaku bisa tapi hati tak bisa

sesunggunya ku berpura-pura relakan kau pilih cinta yang kau mau
sesungguhnyaku tak pernah rela karena ku yang bisa membuat hatimu utuh


Rabu, 06 April 2011

Raka dan Hana


....

Bruk! Raka merasa ada yang menabraknya dari samping. Dilihatnya orang yang menabraknya tadi. Seorang gadis yang sedang merapikan bajunya, dan memegang segelas plastik jus melon di tangan kanannya.

“Ya ampun, Mas… maaf ya, aku tadi nggak sengaja, aku melamun sih tadi. Maaf ya, Mas…” gadis tersebut meminta maaf sambil merapikan rambut panjang ikalnya.

Raka merasa familier dengan gadis itu. Sorot mata yang keluar dari mata gadis itu tidak asing baginya.Dia mirip sekali dengan Hana… kata Raka dalam hati. “Oh, iya nggak apa kok. Kalau boleh tahu nama kamu siapa?” Raka memberanikan diri untuk bertanya.

“Oh, iya kenalin, aku Hana Putri Talita. Nama kamu siapa?”

Jgeeerrr!!! Raka merasa seperti disambar petir. Tebakanku bener, ternyata gadis ini adalah Hana…

“Hana?”

“Ya? Aku Hana, terus nama kamu siapa?” Hana merasa heran dengan tingkah lelaki di depannya ini.

“Hana… ini aku Raka. Kamu masih ingat sama aku?”

Jgeeerrrr!!! Kali ini Hana yang merasa disambar petir. Dia tidak menyangka jika lelaki di depannya ini adalah Raka. Campur aduk perasaan Hana. Sungguh, Hana tidak menyangka bisa bertemu kembali dengan Raka…

“Raka?” Teringat olehnya kejadian yang telah lalu, dan ingin rasanya cepat-cepat Hana pergi dari tempat itu. “Aku masih banyak urusan, aku duluan ya. Oh, ya… soal yang tadi aku minta maaf,” cepat-cepat Hana berkata pada Raka kemudian beranjak dari tempat itu.

“Hana tunggu!” Raka memegang tangan Hana untuk mencegahnya pergi. “Jangan pergi dulu.”

“Ada apa lagi?”

“Aku… aku… aku senang bisa ketemu sama kamu lagi, Han. Aku pengen kita ngobrol lebih banyak lagi…”

“Aku nggak bisa. Aku masih banyak urusan, kapan-kapan aja deh.”

“Ya udah, nggak apa Han kalo kamu emang nggak bisa hari ini. Aku tunggu kapan kamu bisanya.”

“Ok… gimana caranya aku bisa ngasih tau kamu?” tanya Hana pada Raka.

“Ntar aku sms kamu, Han. Kamu masih pake nomer yang lama kan?”

“Iya, aku masih pake nomer yang lama. Ya sudah, aku tunggu sms dari kamu. Aku duluan ya,” jawab Hana sambil berlalu meninggalkan Raka.

Raka melihat Hana pergi, tak sedetik pun dia melepaskan pandangannya dari Hana hingga Hana benar-benar tak tampak lagi. Raka tidak menyangka jika dia akan bertemu dengan Hana. Muncul perasaan aneh dalam dada Raka, perasaan yang dulu pernah membuat dirinya menjadi berarti. Tapi, Raka telah menyakiti Hana, dan Raka menyadari akan hal itu. Lama Raka berdiri di tempat itu, merenungi apa yang sedang terjadi pada dirinya…

Raka menyadari bahwa perasaannya terhadap Hana tidak hilang. Rasa bersalah pun muncul dalam hati Raka, karena dia telah menyakiti hati Hana. Raka sungguh tidak menyangka hal ini akan terjadi padanya…


***


Hari ini Raka dan Hana akan bertemu setelah 1 minggu sejak kejadian itu. Raka melihat angka yag tertera di jam tangan yang dikenakannya. Jam 13.55, berarti 5 menit lagi… kata Raka dalam hati. Jantung Raka berdebar tak karuan menunggu kedatangan Hana.

Tak lama kemudian, seorang gadis mengenakan drees berwarna orange panjang selutut, berjalan ke arah Raka. Raka melihat seksama kepada gadis itu. Setelah gadis itu sampai dan berdiri di hadapan Raka, barulah Raka menyadari bahwa gadis itu adalah Hana.

“Kamu udah lama nunggu, Ka?” tanya Hana pada Raka.

Raka bengong. Raka belum berkata apa-apa. Raka terpesona pada gadis yang ada di hadapannya itu.Kamu cantik sekali Hana… ucap Raka dalam hati.

“Halo… Raka. Hei!”

“Ah, iya. Nggak kok, baru juga,” jawab Raka tergagap.

“Oh… terus sekarang kita mau kemana?”

“Terserah kamu.”

“Ya udah, kita keliling-keliling aja ya.”

“Siiiiipp dah… hehhe.”

Pandangan Raka tak lepas dari Hana, dilihatnya gadis itu semakin dewasa. Hana tidak menyadari kalau daritadi Raka terus memperhatikannya. Hana terus bernyanyi, dan Raka terus memperhatikannya.Kamu tidak berubah Hana, kamu masih suka bernyanyi dan kamu sekarang semakin cantik... kata Raka dalam Hati. “Han, kamu nggak berubah ya, masih suka nyanyi,” Raka membuka pembicaraan.

“Apa? Iya dong… hehhe. Suaraku makin bagus kan?” jawab Hana sambil memamerkan deretan giginya yang rapi.

“Hahahaaa… tetap nggak berubah. Kamu tuh pe-de banget, ya?”

“Iyalah… harus itu, hehhee.”

Mereka terus bercanda, hingga tidak terasa kalau hari sudah menunjukkan pukul 18.05. Raka mengantar Hana pulang ke kostannya. Sebenarnya Raka belum ingin berpisah, masih banyak yang ingin ia bicarakan pada Hana.

“Makasih ya, Ka… kamu udah nganterin aku.”

“Sama-sama, Han… Oh, iya. Sebenarnya ada yang mau aku omongin.”

“Mau ngomong apa lagi, Ka?”

“Han, aku mau minta maaf sama kamu atas semua yang pernah aku lakuin sama kamu kemaren. Akubener-bener nggak tau mesti ngapain lagi. Aku minta maaf ya, Han? Dan sekarang aku baru sadar Han, kalo ternyata cuma kamu yang aku sayang…”

Hana terdiam mendengar perkataan Raka. Hana kembali tidak menyangkaa kalau Raka akan berkata seperti itu. “Sudahlah, Ka. Bagiku yang kemaren cukup menyakitkan

. Apa lagi yang kau inginkan?”

Raka meraih tangan Hana dan menarik tubuh Hana ke dalam pelukannya. “Han, aku benar-benar minta maaf kalo aku udah nyakitin hati kamu. Aku akui aku salah, tapi aku sadar han, kalo ternyata cuma kamu yang bisa ngertiin aku…”

“Aku nggak percaya sama apa yang kamu omongin ke aku,” kata Hana dengan suara bergetar.

“Aku bisa ngerti kalo kamu nggak percaya sama aku. Tapi aku mohon Han sama kamu, beri aku satu kesempatan lagi untuk mengembalikan kepercayaanmu padaku. Aku rela melakukan apa saja asal kepercayaanmu padaku kembali seperti dulu…” semakin erat Raka memeluk tubuh Hana.

Hana tak berkutik. Hana hanya bisa diam di dalam pelukan Raka.

“Hana aku mohon, kamu jangan tinggalin aku. Maaf aku sempat melukai kamu. Hana, Tiada pantaskah ku tuk kembali memulainya?”

“Kamu serius, Ka?”

“Iya, Hana. You’re the only one that I want in my life… give me a second chance, please? I’ll keep all of mine and never let you go again, Hana… I promise.”


-inspired by Ada Band, Setingginya Nirwana-





Senin, 31 Januari 2011

Jalan yang Berliku..


Ya Allah.. sulit menapaki hidup ini. semakin tua semakin banyak tekanan hidup dan permasalahan yang harus aku hadapi.
hari ini aku mendapatkan masalah lagi.. Guruku tidak mau mengurus keperluanku lagi untuk ke UGM. ya Allah.. aku sedih sekali, sungguh.. :(
rasanya kayak dihantam godam hati ini mendengar kalimatnya tadi. Tuhan.. mohon, bantu akuuu.. T.T
ini adalah cita-citaku sejak aku kecil.. aku ingin sekali bisa kuliah disana kayak alm.papa tersayang dan ayundaku tercinta.. mama pun berharap aku bisa berkuliah disana..
sungguh.. tak ingin kukecewakan mereka yang terlanjur percaya padaku..
it's so painful.. but i know, i have to try and study to recah what i want. i know! but too hard to start it, i don't know why :(
God please.. listen my pray. I wanna make my mom smile and proud of me.. not only my sister and my brother but also me can do it. Please give a chance to prove it :')
i know... it needs a work hard.. but, why did my teacher do it? I really am so sad God.. It's unpredictable :(
actually, like my guess, she doesn't want to do it. I'm so sad God.. I cried so many times :(
Forgive me god.. please, I'll apologize with my teacher. give me some brave to do it. I need you and I trust if YOU always besides me :)
Don't leave me God.. I never give up!
yeah I NEVER GIVE UP! Akan kujadikan hari ini sebagai pelajaran hidup yang berharga..
semoga engkau tetap meridhoi apa yang hamba inginkan ya Allah..
Demi Mama, Keluarga, Sahabat, Teman, dan Orang2 yang percaya sama hamba. tolong hamba ya Allah .. untuk tidak membuat mereka kecewa. I trust YOU :)

yeeeyy.. I'll do it. I never give UP! Keep Spirit High 45!

MAN JADDA WAJADA :))

Jumat, 25 Juni 2010

T.T

jahat! kamu tu jahat!
aku bilang kamu itu JAHAT!
tau nggak? hah?
jahat.. kamu itu jahat!
aku tu juga bego. BEGO!
hhuhuuuhhu TT.TT

liat aja nanti.. aku pasti bisa! T.T
kejam kamu yaa..
hah? arrrrrrrrrrrrggghhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
aku pasti bisa aku pasti bisa aku pasti bisa...
semangat!!!!!!!!!!! T.T

Kamis, 04 Februari 2010

Kita

Di saat kita bersama
Di waktu kita tertawa
Menangis merenung
Oleh cinta

Kau coba hapuskan rasa
Rasa dimana kau melayang jauh
Dari jiwaku Juga mimpiku

Biarlah, biarlah
Hariku dan harimu
Terbelenggu satu
Oleh ucapan manismu

Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t'lah percikkan rasa sayang
Pastikan kita seirama
Walau terikat rasa hina

Sekilas kau tampak layu
Jika kau rindukan gelak tawa
Yang warnai Lembar jalan kita
Reguk dan teguklah
Mimpiku dan mimpimu
Terbelenggu satu
Oleh ucapan janjimu

Dan kau bisikkan kata cinta
Kau t'lah percikkan rasa sayang
Akankah kita seirama
Saat terikat rasa hina

Selasa, 02 Februari 2010

Telah Kutemukan Arti Sebuah Pertemanan Sejati

Senin, 020210

Hari ini kuawali dengan sebuah kecemasan di hati. bagaimana tidak? tugas seniku yang telah kukerjakan susah payah memakan waktu, biaya, dan tenaga di print sama temenku. SEMUANYA! tidak ada yang di edit, urutannya pun sama..
ya Tuhan.. bagaimana aku tidak cemas?? sedikit ada ketidakrelaan di hati, dan yang kutakutkan adalah jika ditanya sama gurunya. waooo.. it's make me dizzy!

pusinglah aku sendirian. aku stress sendirian.
kuceritakan lah masalahku kepada beberapa temanku yang aku pikir bisa membantuku..
apa yang terjadi??
aku dibilangin iink bodohlah, terlalu baeklah, de.el.el deh!
ya Tuhan.. aku sadar akan itu semua :'
aku baik tidak pada tempatnya..
intinya AKU TERLALU BAIK! ooohh.. arrrgghh!!!!

jujur, aku orangnya tidak bisa dipaksa dan tidak tegaan :(
waooo.. it's me -_-
Ingin nangis rasanya tadi. nyesek mbok! dan kalian tahu?
aku menemukan arti PERTEMANAN SEJATI disini :)

kenapa??
karena mereka juga ikut2an stress! haha..
mereka membantuku, mereka juga ikut2an pusing..
jujur, disin aku SANGAT TERHARU! ya ampun.. kenapa coba mereka harus ikut2an pusing? huhuu..
mereka baik sekali :'(
aku nggak mau pisah sama mereka! hhuks..
mau nangis rasanya..

Tuhan sangat baik..
memberikan aku teman seperti mereka yang peduli padaku..
memberikan aku teman seperti mereka yang bisa menerima aku apa adanya..
memberikan aku teman seperti mereka yang mau mendengar semua keluh kesahku, masalahku, baik itu masalah hati ataupun masalah yang lainnya..
memberikan aku TEMAN YANG BISA NGERTI denganku dalam keadaan apapun!
aku sangat bersyukur!

Terima kasih Tuhan..
telah kutemukan arti pertemanan sejati disini :)

bukan hanya dengan mereka..
aku juga menemukan arti sebuah pertemanan sejati diluar sekolahku ..
terima kasih teman..
terima kasih Tuhan :)

FRIENDSHIP NEVER END :)

Senin, 01 Februari 2010

12 Barisan di Akhirat

Suatu ketika, Muadz b Jabal ra menghadap Rasulullah saw dan bertanya: "Wahai Rasulullah, tolong uraikan kepadaku mengenai firman Allah SWT: "Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris." (QS An-Naba':18)"

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: "Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepadaku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris."
Maka dinyatakan apakah 12 barisan tersebut.....

Barisan Pertama
Digiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: "Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kedua
Digiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Yang Maha Pengasih: "Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan sholat,maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Ketiga
Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. "Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Keempat
Digiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. "Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jual beli, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kelima
Digiring dari kubur dengan bau busuk dari bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. "Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula merasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Keenam
Digiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. "Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Ketujuh
Digiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. "Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kedelapan
Digiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. "Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kesembilan
Digiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. "Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kesepuluh
Digiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. "Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kesebelas
Digiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. "Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

Barisan Kedua Belas
Mereka digiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: "Mereka adalah orang yang beramal saleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu,ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat ampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih..."

Semoga kita semua di saf yang Ke-12 yang mendapat rahmat dari Allah SWT. Amin